RajaKomen

Remehkan COVID-19, Kevin Stitt Dicap Sebagai Gubernur Terbodoh Tangani Pandemi

12 Des 2023  |  139x | Ditulis oleh : Admin
Gubernur Terbodoh

Pernahkah Anda mendengar kisah unik tentang Gubernur Oklahoma, Kevin Stitt, yang pada suatu masa mengumumkan keadaan darurat di tengah pandemi COVID-19? Ternyata, tindakan konkret untuk membatasi penyebaran virus tidak dijelaskan secara rinci atau diterapkan setelah pengumuman tersebut. Sikapnya yang terkesan mengabaikan dan meremehkan langkah-langkah pencegahan yang dianjurkan selama pandemi membuatnya mendapatkan predikat gubernur terbodoh dan paling kurang ajar, sehingga warganya memberinya gelar tak terduga sebagai gubernur paling eksentrik di negeri bagian itu.

Kontroversi Kebijakan Gubernur Oklahoma, Kevin Stitt

Malam Sabtu, tanggal 14 Maret 2020, menjadi kesaksian unik saat Gubernur Oklahoma, Kevin Stitt, mengabadikan momen santai bersama keluarganya di media sosial. Dalam sebuah cuitan yang memperlihatkan dirinya berada di tengah keramaian restoran, Stitt dengan penuh semangat menyambut kehangatan momen tersebut, bikin pernyataan di sosmed, “Makan bersama anak-anak saya dan semua rekan Oklahoman di Collective OKC! Malam ini penuh sesak!”

Namun, titik fokus beralih ketika keesokan harinya, Gubernur Oklahoma, Kevin Stitt, mengumumkan keadaan darurat di seluruh negeri bagian terkait risiko pandemi COVID-19. Pengumuman tersebut disampaikan dengan tekad kuat untuk melindungi warganya, menjaga perdamaian, dan menjamin keselamatan mereka.

Deklarasi darurat yang diumumkan ini membingungkan karena tanpa dilengkapi pedoman konkret yang dapat membimbing masyarakat menghadapi situasi kritis ini. Tak satupun instruksi tentang lockdown, pembatasan pertemuan, atau panduan praktis lainnya disertakan. Gubernur hanya mendorong masyarakat untuk merajut koneksi digital dalam berinteraksi dengan layanan publik sebagai solusi alternatif.

Mungkin karena perintah yang kurang jelas, kantor gubernur dengan cepat memberikan klarifikasi melalui juru bicaranya. Dengan tegas, mereka menekankan bahwa Gubernur Stitt akan terus melanjutkan aktivitasnya seperti biasa, bahkan mengajak keluarganya untuk makan malam di tempat yang ramai. Mereka bahkan mengklaim bahwa masyarakat Oklahoma juga didorong untuk mengikuti jejak yang sama.

Dalam pandangan ini, kebingungan pun bermekaran di antara masyarakat, seolah-olah mengacuhkan esensi dari langkah-langkah pencegahan yang seharusnya diikuti dalam menghadapi pandemi. Pesan yang disampaikan olehnya terasa seperti mengkampanyekan aktivitas sosial di tengah situasi di mana kewaspadaan dan kehati-hatian seharusnya menjadi prioritas utama yang tak terbantahkan.

Gubernur Stitt memutuskan untuk terus aktif dalam kehidupan sosial tanpa memberikan panduan yang jelas kepada masyarakat, menciptakan gelombang perdebatan dan kekhawatiran di kalangan warga. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan seputar tingkat keseriusan pemerintah dalam menghadapi krisis kesehatan yang sedang berkecamuk.

Merespons situasi ini, hikmahnya adalah kita tetap patuh dan mengikuti perkembangan terbaru dari berita yang ada. Di situasi pandemi kemaren, organisasi kesehatan global pun telah mewanti-wanti adanya hal yang tidak baik. Kepatuhan terhadap pedoman kesehatan yang telah direkomendasikan tidak hanya dapat melindungi diri kita sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar kita dari potensi risiko yang mungkin muncul.

Dalam menggunakan media sosial, Stitt memperlihatkan ketidakkonsistenan antara tindakan pemerintahannya dan pesan yang disampaikannya kepada publik, wajar cap gubernur terbodoh banyak dilayangkan kepadanya. Walaupun ia mengumumkan keadaan darurat, namun tak ada petunjuk yang jelas atau langkah konkret yang diberikan kepada masyarakat. Yang lebih menarik, klarifikasi dari kantor gubernur malah menambah kebingungan, dengan menyiratkan bahwa kegiatan sosial, seperti makan malam di tempat yang ramai, masih dianggap layak dianjurkan.

Dalam melaksanakan tindakan ini, Stitt seolah mengirimkan pesan yang membingungkan dan kontradiktif kepada masyarakat, terutama di tengah situasi ketat pandemi COVID-19 yang menuntut langkah-langkah pencegahan yang ketat. Kebijakan yang terlihat tidak konsisten dan kurangnya panduan yang jelas menimbulkan keraguan tentang sejauh mana pemerintah serius menangani situasi kesehatan yang tengah berlangsung.

Pada dasarnya, keputusan Gubernur Stitt menunjukkan kurangnya kebijaksanaan dan terkesan agak ceroboh karena tidak memberikan petunjuk yang tegas kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi. Sikapnya yang terkesan acuh tak acuh terhadap anjuran kesehatan publik dan kehati-hatian yang dianjurkan pada saat bersamaan terus memicu perdebatan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat Oklahoma saat itu.

Baca Juga: