Kemendikdasmen: 50% Pemda Sudah Selenggarakan SPMB 2025, Sisanya Segera Menyusul

Oleh Admin, 5 Jul 2025
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan bahwa 50 persen pemerintah daerah telah menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Hal ini diungkapkan dalam pernyataan resmi yang diterima pada Selasa (24/6/2025).

Sebanyak 232 pemerintah kabupaten/kota dan 10 pemerintah provinsi tercatat sudah menjalankan SPMB. Sementara sisanya dijadwalkan akan menyusul mulai akhir Juni hingga awal Juli 2025.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya pendampingan bagi daerah yang belum melaksanakan SPMB. "Mereka perlu didampingi dan belajar dari daerah lain, mulai dari tahapan daftar ulang hingga pengumuman," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa semua pihak harus terus memantau proses SPMB agar jika muncul kendala, bisa segera dimitigasi. “Kita harus tahu daerah mana yang berjalan baik dan mana yang masih perlu pengawasan,” lanjutnya.


Langkah Mitigasi SPMB 2025


Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa Kemendikdasmen telah melakukan sejumlah langkah mitigasi terhadap potensi kecurangan. Ini termasuk:


Membentuk Forum Pengawasan Bersama SPMB


Komitmen bersama antara UPT Kemendikdasmen dan Pemda
Pendampingan dan pemantauan langsung ke sekolah

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, dinas pendidikan bersama inspektorat daerah akan melakukan investigasi. Sanksi tegas akan diberikan mulai dari pembatalan hasil seleksi, sanksi administratif kepada kepala sekolah, hingga pemulihan hak murid yang dirugikan.

Kemendikdasmen juga menggandeng berbagai lembaga seperti Polri, KPK, KPAI, Ombudsman RI, Komisi Disabilitas, dan Kemendagri untuk memperkuat pengawasan SPMB.


Klarifikasi Isu Lapangan


Menanggapi isu antrean orang tua sejak subuh di Surabaya, Kemendikdasmen menegaskan bahwa tidak ada sistem seleksi berdasarkan urutan antrean. “Pendaftaran dimulai pagi hari saat jam kerja dan tidak ada prioritas berdasarkan nomor antre,” jelas Gogot.

Mu’ti berharap pelaksanaan SPMB 2025 dapat berjalan lancar dan transparan, serta menjadi fondasi kuat dalam sistem penerimaan pendidikan yang adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © KabarTulisan.com
All rights reserved